Tim gabungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ciamis menemukan adanya hati sapi yang mengandung cacing, di Pasar Manis Ciamis. Razia yang digelar Jumat (3/9) juga menemukan sejumlah makanan dan minuman kadaluwarsa yang di jual di toko.
Tim gabungan yang terdiri dari Disperindag, Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, Badan Ketahanan Pangan serta Polisi, meminta kepada pedagang agar hati sapi yang mengandung cacing, diamankan atau tidak dijual. Dari sekitar delapan kios daging, hanya menemukan hati mengandung cacing di satu kios.
Berdasarkan pemeriksaan secara visual maupun alat terster, cacing hati tersebut bukan karena kondisi hati sapi yang sudah rusak, tetapi karena bawaan saat sapi masih hidup.
"Hatinya masih segar. Bagian yang mengandung cacing, dibuang sedangkan bagian lainnya masih aman dikonsumsi," tutur drh. Aris Andriyanto didampingi drh. Asri Kurnia.
Selain menemukan cacing, tim juga mendapati adanya daging sapi segar, tetapi cara penyembelihannya kurang sempurna atau tidak benar. Akibatnya perlakukan tersebut, berpengaruh pada tekstur daging.
"Hasil pengujian menunjukkan keasaman (PH) 5,1, artinya saat dipotong ada perlakuan kurang sepmpurna. Saat dipotong sapi dalam keadaan stres," ungkapnya.
Daging sapi yang dipotong dengan benar, jelasnya tingkat keasamannya berkisar antara 5,3 - 5,8. Untuk tingkat keasaman di atas tujuh, daging sudah rusak. "Dari pengamatan, kami tidak ditemukan daging busuk yang dijual," tutur Aris. (www.pikiran-rakyat.com)

0 comments:
Posting Komentar